Rabu, 30 Desember 2015

MEMBERIKAN PASSWORD GRUB DI BOOTLOADER

Agar memproteksi Boot kita maka ada baiknya anda melakukan proteksi dengan menggunakan Password anda bisa menambahkan password contohnya seperti berikut ini

1. masuk sebagai super user 


2. Meletakkan Password diatas atau dibawah title

Ketika anda akan memilh OS dari "centos" Maka akan diminta password. Atau didalam vi akan seperti ini



3. Meletakkan Password diatas atau dibawah title

Ketika anda akan memilh OS dari "centos" Maka akan diminta password. Atau didalam vi akan seperti ini


4. Melalukan enkripsi pada Password

Perintah yang digunakan adalah : #grub-md5-crypt
Kemudian buka konfigurasi grub di /boot/grub/menu.lst dan ganti dengan password yang terenkripsi tapi seperti pada gambar dibawah ini



BACKUP DAN RESTORE

Backup dan restore merupakan suatu upaya untuk membuat data yang kita punya dapat tersimpan dengan baik dan dapat dikembalikan suatu waktu apabila terjadi sesuatu dengan data tersebut.

Lalu bagaimana dengan Centos? Bisakah centos membackup dan merestore data yang kita punya? Marilah mencoba


BACK UP AND RESTORE (DENGAN TAR)

1. Masuklah menjadi super user dalam

      [tar cvf  /home/namauser/namafolder (tempat file backupdisimpan)  /home/namauser/Desktop]

Fungsi ini untuk menyimpan data di folder yang dibuat tadi



2, [tar tvf /home/username/namafolder] untuk melihat apakah file sudah terbackup atau belum



3. Fungsi Restore , [TAR xvf /home/username/namafolder] 




1. Buatlah atau siapkanlah satu file yang akan Anda backup , lalu gunakan lag fungsi :
       [TAR cvf backupfile screenshot.png] dan [TAR xvf backupfile]



2. Restore
    
      [TAR xvf backupfile screenshot.png] ,lalu otomatis file yang sudah hilang tp sudah terbackup tadi akan muncul kembali



STARUP DAN SHUTDOWN

Proses Starup dan Shutdown


Setelah init mengambil alih tugas booting sistem dari LILO ata GRUB, init akan menjalankan sistem sesuai dengan default run level yang di gunakan. pada beberaa distribusi, penanganan run level ini berbeda satu dengan lainnya.

pada kesempatan kali ini kita akan mencoba run Lever 5, yaitu X11
run level 5 dignakan untuk menjalankan aplikasi pada X window. pada run level ini banyak servis networking yang juga diaktifkan


Sedangkan :
a. 0 Halt 
Seperti yang kita ketahui run level 0 akan menjalankan sekumpulan script yang di gunakan untuk shutdown.
b. Boot : linux single 
Dengan demikian akan langsung masuk  ke dalam run level 1 dengan melewati berbagai argumen yang ada pada kernel
c. Full multiuser mode
Runlevel 3 merupakan defaut run level yang ada pada file /etc/inittab. untuk distribui keluaran akhir seperti redhat 7.0 menggunakan runlevel 5 sebagai default.
d. Unused (tidak digunakan)
Run level 4 digunakan sebagai run level yang bisa anda setting kmbali untuk menjalankan run level anda sendiri. Dengan demikian anda bisa membat run level dengan meletakan file-file yang ingin anda gunakan atau tidk anda gunakan dengan cara membuat file-file yang memiiki simbolik link ke directori atau file lain yang telah anda pilih
e. Reboot
Run level 6 digunakan untuk reeboot sistem. isi dari directori pada level ini merupakan link yang sama dengan runlevel 0, akan tetapi pada script yang digunakan untuk mematikan sistem diganti dengan script yang digunakan untuk mereboot komputer.

Untuk mengetahui kita berapa pada run level berapa bisa digunakan cara sebagai berikut


Untuk menampilkan pesan-pesan pada proses Starup ita dapat menggunakan cara sebagai berikut


Sabtu, 24 Oktober 2015

PERINTAH DASAR EDITOR VI

Perintah-Perintah Dasar Editor VI pada LINUX

  1.  INSERT MODE digunakan untuk menulis file yang sedang dibuka, apapun yang diketik di keyboard akan tercetak pada file. Dan untuk keluar dari insert mode, maka tekan tombol Esc.



  2. Setelah masuk ke insert mode, cobalah ketik beberapa kalimat. Lalu ketik perintah :wuntuk menyimpan file yang sudah ada nama filenya.

3. Buat nama file editor text VI seperti contoh dibawah ini. Lalu buat file yang kedua menggunakan CAT.


 

  4. :$ adalah perintah untuk menggerakkan kursor pada huruf terakhir dibaris tersebut.


  5.  :| adalah untuk menggerakkan kursor ke kanan.


  6. :nyy adalah perintah untuk menyalin baris pada posisi kursor ke buffer



  7. :ndw adalah menghapus banyak kata pada posisi kursor.




  8. Mengganti kata dengan kata lainnya. Contohnya, kita ingin mengganti kata baris dengn kolom.



  9. Mengganti kata baris menjadi kolom. Karena editor VI merupakan case sensitive maka penulisan       b harus ada huruf b besar dan b kecil.


  10. :set number adalah untuk mengatur nomer.




  11.Memindahkan line yang ada di kursor ke line yang diinginkan, contoh :1,2 m 4 



  12. Membuat semua huruf menjadi huruf kapital.



  13. Menambah kata 'HAI' di awal kalimat pada line 1 dan line 2.




  14. Menambah kata ;BYE' di akhir kalimat pada line 3 dan line 4.  



PEMROSESAN STRING PADA LINUX

Pemrosesan String pada Linux

Berikut 9 perintah yang dapat digunaan utuk pemrosesn sting pada linux :

1. word count - wc
   Sintaks : wc [-lwc] file
   fungsi   : menghitung baris dan karakter pada suatu file
keterangan :
-l : line/baris
-w : word/kata
-c : character/karakter

2. Cut
     Sintaks : cut [-dchar] [-fc] file
     fungsi   : untuk mengambil karakter file ataupun folder untuk dipindahkan ke tempat yang lain
keterangan :
-d : delimeter/pemisah antar field/kolom, digunakan jika menggunakan option -f
Default = TABULASI
-f : field/kolom
-c : character/karakter


3. Tail
    Sintaks: tail [-n] file
    fungsi :  sama dengan fungsi head, namun head untuk menampilkan baris awal saja sedangkan tail untuk menampilkan baris akhir saja.
keterangan :
-n : jumlah baris yang akan ditampilkan
Default = 10

4. Head
    Sintaks: head [-n] file
    Fungsi : menampilkan n baris pertama isi suatu file
keterangan :
-n : jumlah baris yang akan ditampilkan
Default = 10

5. tr
    Sintaks : tr "string1" "string2"
    fungsi   : merubah suatu karakter menjadi karakter lain
6. Short
    Sintaks : sort [-tchar] [+key] [-r] file
    fungsi   : untuk mensortir atau mengurutkan isi suatu file berdasarkan kunci atau key tertentu
keterangan :
-tchar : delimeter/karakter pemisah antar field/kolom
+key : nomor kolom sebagai key pengurutan, dimulai dari nol
-r : reverse - mengurutkan secara descending
Screenshot-16

7. Uniq 
     Sintaks : uniq file
     Fungsi : menghilangkan duplikasi data, syarat : data harus terurut
8. Grep
     Sintaks : grep [-pilihan] string file
     Fungsi : mencari string di dalam suatu file
Keterangan :
Pilihan yang sering digunakan :
-q : tidak menampilkan hasil keluaran ke layar
-v : menampilkan baris string yang tidak cocok

Screenshot-26

9. Find
    Sintaks : find nama_path -pilihan
    Fungsi  : mencari kata dengan kriteria terternu atau dengan data yang spesifik
keterangan :
nama_path = direktori awal pencarian
Pilihan yang sering digunakan :
- name nama_file : cari file dengan nama nama_file
- user owner : cari file dengan pemilik owner
- type tipe_file : cari file dengan tipe tipe_file   (f=file,d=direktori,dll)
- perm : cari file dengan ijin akses=permission dalam format angka permission
- size kap_size : cari file dengan kapasitas = kap_size
- ok perintah : eksekusi perintah dengan konfirmasi
- exec perintah : eksekusi perintah tanpa konfirmasi

Screenshot-27

www.sttpln.ac.id